Seluruh Jembatan Panjang Harus Di Evaluasi!


JEMBATAN AMBRUK, EVALUASI. bea-indonesia.org _ Jakarta. Pengamat dan ahli konstruksi mendesak pemerintah segera mengantisipasi dan mengevaluasi jembatan dengan bentang panjang, menyusul kasusambruknya dua jembatan bulan ini.

Ahli konstruksi Wiratman Wansadinata mengatakan salah satu yang perlu dilakukan pemerintah untuk mengantisipasi kasus yang sama adalah dengan memperketat proses pelaksanaan jembatan panjang untuk memastikan kekuatan dan keamanannya.

Menurutnya, kecenderungan adanya peristiwa jembatan runtuh, kemungkinan besar disebabkan proses pelaksanannya yang kurang tepat. Apakah itu pada saat perencanaan desain, pembangunan konstruksi, pengoperasian atau bahkan pemeliharaan.

Akibatnya, katanya, usia jembatan yang harusnya bertahan dalam hitungan 50-100 tahun justru bisa rusak dalam hitungan 10 tahun saja seperti yang terjadi pada jembatan Kukar, Kalimantan Timur.

"Karena itu perlu ada pengawasan sejak proses perencanaan, bukan semata audit saja setelah terjadi kejadian," ujarnya hari ini.

Dia juga mengatakan sistem pengawasan itu juga diperlukan untuk menekan potensi keteledoran kontraktor seperti yang terjadi pada jembatan Marunda. Jembatan ini runtuh karena pemasangan gelagar yang tidak hati-hati.

Dirjen Bina Marga Kementerian PU Djoko Murjanto mengatakan rencana audit pada 10 jembatan panjang di Indonesia saat ini masih dalam tahap persiapan.

"Kami masih evaluasi dulu yang mana yang akan diprioritaskan sehingga nanti ketika pelaksanaan bisa tepat" ujarnya.~~
[ bisnis.com/ bea-indonesia.org ]
Building Engineers Association Indonesia