Pembangunan Jembatan Teluk Kendari ( Jembatan Bahteramas )

Jembatan teluk yang akan dibangun Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara yang nantinya menghubungkan Kota Lama dan Kelurahan Lapulu yang selama ini mendapat kritikan serius dari sejumlah elemen masyarakat di daerah ini, sebenarnya keberadaan jembatan tersebut sungguh sangat membantu masyarakat Kota Kendari dan sekitarnya.


Gambar Maket Jembatan Bahteramas

Setidaknya, kalau nantinya jembatan tersebut selesai maka warga Kota Lama yang akan menuju ke Lapulu dan sekitarnya tidak lagi menempuh jalan lingkar yang melalui Kecamatan Mandonga, tetapi perjalanannya sangat dekat dan cepat karena tinggal melintas di jembatan teluk Kendari yang disebut Jembatan Bahteramas.

Selain itu, warga Konawe Utara yang melalui Toronipa untuk tujuan Kecamatan Moramo, tidak lagi menempuh perjalanan jauh, tetapi cukup dengan menggunakan jembatan teluk untuk secepatnya tiba di Moramo.

Jembatan yang menurut rencana akan dibangun tahun 2011 ini, bila selesai nanti tentunya akan menambah keindahan Kota Kendari sebagai ibu kota Provinsi Sulawesi Tenggara. Bukan saja itu, dengan selesainya pembangunan jembatan teluk, maka akan menambah aset spektakuler Pemprov Sultra.

Sebagaimana kita ketahui bahwa jembatan adalah sarana perhubungan vital dalam rangka percepatan pemerataan pembangunan perekonomian masyarakat antara Kota lama dan Lapulu. Dengan adanya jembatan penghubung antara dua wilayah itu maka roda perekonomian akan bergerak lebih cepat dari sebelumnya.

Menurut informasi yang dapat dipercaya, jembatan tersebut dibangun dengan dana bantuan Pemerintah China. Jadi mudah-mudahan tidak ada kekuatiran soal pendanaan dan kelanjutan pembangunan jembatan itu.  Dan tak akan ada istilah  mubazir atau terbengkalai bagi jembatan  penghubung karena sarana tersebut sangat dibutuhkan masyarakat.

Aset Pemprov lainnya yang sedang dibangun dan mendapat banyak kritikan melalui aksi demonstrasi adalah pembangunan Masjid Al Alam  di Teluk Kendari. Padahal, menurut informasi pembangunannya  telah melalui perencanaan yang matang dan komprehensif, tanpa mengabaikan aspek lingkungan dan sosial kemasyarakatan,  Terlebih-lebih lagi bahwa pembangunan sarana ibadah tersebut akan terintegrasi dengan revitalisasi Teluk Kendari . Dengan dibangunnya Masjid Al Alam maka kelestarian Teluk Kendari akan tetap terjaga atau paling tidak kerusakannya bisa diminimalisir.

Aset lainnya adalah pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah dengan konsep Garden Hospital yang menelan dana hampir Rp 300 miliar diperkirakan akan beroperasi pada bulan Nopember  tahun ini. **