Jasa Marga segera operasikan gerbang tol miring pertama di Indonesia

JAKARTA. PT Jasa Marga Tbk (JSMR) akhirnya mengumumkan tanggal pengoperasian
Gerbang tol Cimanggis Utama. Direktur Operasional Jasa Marga Adityawarman
mengungkapkan gerbang tol miring pertama di Indonesia tersebut bakal dibuka
mulai 13 Januari 2011 pukul 00.00.

Dengan dibukanya gerbang tol Cimanggis ini, para pengguna jalan tol dari arah
Ciawi, Bogor, Sentul, Cibinong, Gunung Putri, dan Cimanggis tidak perlu lagi
melakukan pembayaran tol ruas Jagorawi di gerbang Taman Mini Indonesia Indah.
Artinya, tidak ada lagi transaksi di gerbang TMII nantinya.
GT Cimanggis Utama ini melayani pengguna jalan tol dari arah Ciawi, 
Bogor, Sentul, Cibinong, Gunung Putri dan Cimanggis. Sebelum GT ini beroperasi, 
biasanya pengguna tol melakukan pembayaran di GT TMII atau Pasar Rebo 
yang sangat padat

GT Cimanggis Utama ini merupakan gerbang tol miring pertama di Indonesia. 
Pembangunan GT yang menyerap biaya sekitar Rp 48 miliar ini sengaja 
didesain miring karena keterbatasan lahan



Jumlah gardu yang didesain miring atau serong di GT ini sebanyak 18 gardu dan 
yang melintang sebanyak 5 gardu. Gardu dengan desain miring hanya melayani 
kendaraan kecil/sedan dengan tinggi maksimal 2,5 meter, sedang gardu melintang 
melayani kendaraan besa, seperti truk dan bus

Mengenai tarif, ada beberapa perubahan. Untuk kendaraan golongan I melewati
Cawang-Cibubur tarifnya turun dari Rp 2.500 menjadi Rp 2.000, tarif Cibubur-Cimanggis
naik dari Rp 1.000 menjadi Rp 2.000, sementara tarif Cawang-Bogor/Ciawi
tetap dipatok Rp 6.500.
"Pemindahan gerbang ini diharapkan akan mengurangi kemacetan akibat antrean panjang
antara lain di gerbang TMII dan pintu keluar Pasar Rebo," ujar Adityawarman.

Sekadar informasi Gerbang Tol TMII melayani sekitar 100 ribu kendaraan per hari dengan
kapasitas gardu 12 tol. Sementara Gerbang Tol Cimanggis Utama berkapasitas 23 gardu
hanya akan melayani sekitar 56 ribu kendaraan per hari. Sisanya bisa langsung melakukan
pembayaran di Gerbang Tol Cibubur.
Gerbang Tol Cimanggis Utama yang dibangun sejak 22 Juni 2009 memakan biaya
sekitar Rp 48 miliar. Mengenai penambahan pendapatan yang bakal diperoleh
PT Jasa Marga dengan dibukanya gerbang baru ini, Adityawarman enggan berkomentar.

Yang jelas, seperti yang pernah diberitakan tahun ini Jasa Marga masih akan
meneruskan pembangunan ruas Surabaya-Mojokerto, Ungaran-Bawean, dan
proyek JORR W-2 Utara khususnya Ulu Jami-Kebon Jeruk.