Fly Over Pasopati, Salah Satu Ikon Bandung

Salah satu ikon dari kota Bandung sekarang adalah Jalan layang Pasopati, yang merupakan jalan layang yang gagah melintang menghiasi salah satu sudut Bandung. Jalan layang yang menyambut para pendatang dari luar kota karena letaknya dekat dengan pintu tol untuk masuk kota Bandung.

Dengan panjang 2,8 kilometer dan lebar 30-60 meter, penggunaan jalan layang Pasupati diresmikan pada 26 Juni 2005. Jalan layang itu menghubungkan Jl. Dr. Junjunan (kawasan Pasteur) dengan Jl. Surapati. Jalan layang Pasupati yang pembiayaannya berasal dari hibah pemerintah Kuwait, bertujuan untuk mengurangi kemacetan lalu-lintas didaerah Pasteur.


     Kontraktor pelakasana dari proyek pembangunan Jalan Layang dan Jembatan Cikapayang – Surapati (Pasupati) adalah PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. Proyek ini terbentang dari timur ke barat Kota Bandung, yang terdiri atas 2,5 km panjang jalan dan 300 m bentang jembatan dengan sistem cable stayed. Untuk struktur atas menggunakan box girder dan single box dengan lebar 21,5 meter dan ketinggian 2,5 meter. Box girder segmental memiliki berat mencapai 150 ton. PT Wijaya Karya Beton sebagai salah satu anak perusahaan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk ikut berperan dalam produksi dan suplai Box Girder untuk memenuhi kebutuhan struktur atas dari proyek tersebut.